Kursor

Wavy Tail

Minggu, 20 Desember 2015

Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil

Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil

A. Kewiraswastaan
    Kewiraswastaan merupakan Enterpreneurship adalah kemampuan atau kemauan seseorang untuk beresiko dengan menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu , uang dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil dan dapat meraih keuntungan.
Sedangkan orang yang menjalani nya disebut wiraswasta. Wiraswasta adalah orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan darinya serta mengambil tindakan yang tepat, guna memastikan kesuksesan.
Unsur-Unsur penting yang ada didalam kewiraswastaan :
  • unsur pengetahuan
  • unsur keterampilan
  • unsur sikap mental
  • unsur kewaspadaan
Peranan Kewiraswastaan
  • Memimpin usaha secara teknis maupun ekonomis dengan berbagai aspek fungsional
  • Mencari keuntungan bisnis
  • Membawa perusahaan ke arah kemampuan
  • Memperkenalkan hasil produksi baru
  • Memperkenalkan cara produksi yang lebih maju
  • Membuka pasar
  • Merebut sumber bahan mentah maupun bahan setengah jadi
  • Melaksanakan bentuk organisasi perusahaan yang baru
B. Perusahaan Kecil
    Perusahaan kecil merupakan suatu komunitas perusahaan swasta.karena perusahaan kecil memberikan kontribusinya dalam berbagai macam bidang seperti pajak , penyedia lapangan kerja , produksi dan lain sebagainya.
Perusahaan Kecil memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
  1. Pada umumnya dikelola/dipimpin sendiri oleh pemiliknya.
  2.    Struktur organisasinya sederhana dan masih banyak perangkapan tugas/jabatan pada seseorang.
  3.    Persentase kegagalan usaha relatif cukup tinggi.
  4. 4  Kesulitan untuk mengembangkan usaha dikarenakan sulit memperoleh pinjaman dengan syarat lunak.
Contoh perusahaan kecil adalah seperti pengusaha makanan yang menjual es krim atau rujak cireng. penjual tersebut merupakan kewiraswastaan yang membentuk perusahaan kecil karena ia mengolah langsung dan bertindak sebagai pemilik serta mempunyai anak buah untuk dipekerjakan didalam usahanya.
p    
      C. Perkembangan Franchising di Indonesia
         Jenis pengembangan usaha menggunakan waralaba.
       Indonesia, sistem waralaba mulai dikenal pada tahun 1950-an, yaitu dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Perkembangan kedua dimulai pada tahun 1970-an, yaitu dengan dimulainya sistem pembelian lisensi plus, yaitu franchisee tidak sekedar menjadi penyalur, namun juga memiliki hak untuk memproduksi produknya. Agar waralaba dapat berkembang dengan pesat, maka persyaratan utama yang harus dimiliki satu teritorial adalah kepastian hukum yang mengikat baik bagi franchisor maupun frachisee. Karenanya, kita dapat melihat bahwa di negara yang memiliki kapastian hukum yang jelas, waralaba berkembang pesat, misalnya di AS dan Jepang. Tonggak kepastian hukum akan format waralaba di Indonesia di mulai pada tanggal 18 Juni 1997, yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) RI No.16 Tahun 1997 tentang waralaba. PP No.16 tahun 1997 tentang waralaba ini telah di cabut dan di ganti dengan PP No.42 tahun 2007 tentang waralaba.
      Sistem perusahaan waralaba dapat dikembangkan melalui produk jasa dan otomotif , bantuan dan jasa bisnis , produk dan jasa kontruksi , rekreasi dan hiburan.

      Contoh perusahaannya adalah 
      Fast food : Ayam goreng Ny Tanzil, California Fried Chicken, Beef Bowl, Isabento
      Restauran /cafĂ©/bar: Ayam goreng Mbok Berek, Ayam goreng Ny. Suharti, Es teler 77, Delly Joy, King Friend Chicken & Steak, Laura Arfura, Mie Tek Tek
     dsb.

         Sekian tulisan ini dibuat mengenai Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil , semoga dapat bermanfaat dan Terima Kasih untuk sumber referensi saya.

      daftar pustaka : http://farinaseftiani.blogspot.co.id/2013/11/kewiraswastaan-dan-perusahaan-kecil-bab.html                           yananto.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/29267/Bab+4.ppt
                              http://aprillaputrikasari.blogspot.co.id/2014/11/pengertian-kewiraswastaan-wiraswasta.html
                              https://sites.google.com/site/kewiraswastaan/





c



Sabtu, 12 Desember 2015

Perusahaan dan Manajemen perusahaan

Perusahaan dan Manajemen Perusahaan

1. Perusahaan

a. Pengertian perusahaan
  Perusahaan adalah suatu organisasi atau suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyrakat , mendistribusi serta melakukan upaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan kepuasan bersama. Bisa dikatakan bahwa suatu suatu badan atau kelompok yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.

b. Tujuan perusahaan
  Adalah berusaha memperoleh laba berdasarkan rentabilitas. Suatu perusahaan harus siap menanggung segala resiko yang ada.

c. Jenis-jenis perusahaan

  • Perusahaan Manufaktur (manufacturing business) adalah mengubah input dasar menjadi produk yang dijual kepada masing-masing pelanggan. contohnya: Honda, Nike, Sony , intel , dan lainnya.
  • Perusahaan Dagang ( merchandising business) adalah menjual produk ke pelanggan , namun produknya tidak dibuat sendiri, melainkan dengan membelinya. contoh : electronic city , pertokoan
  • Perusahaan Jasa ( services business) adalah suatu perusahaan yang memberikan jasanya untuk dinikmati konsumen dengan memperoleh imbalan. contoh : perusahaan angkutan bus , angkutan kota , dan lain-lain
2. Manajemen Perusahaan
    Manajemen adalah suatu proses, suatu kolektivitas manusia , sebagai ilmu dan sebagai seni . Dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah koordinasi semua sumber daya melalui proses perencanaan , pengorganisasian , penetapan tenaga kerja , pengarahan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebuh dahulu. Jadi , Manajemen Perusahaan adalah suatu kelompok yang saling bekerja sama dan mempunyai tugas masing-masing serta saling memberi saran untuk membuat suatu keputusan yang tujuaannya akan dicapai bersama.

a. Tingkatan Manajemen dan Manajer

  1.  Manajemen Lini atau tingkat pertama , yaitu tingkatan yang paling rendah dalam suatu organisasi, dimana seorang yang bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain, misalnya mandor atau pengawas produksi dalam suatu pabrik, pengawas teknik suatu bagian riset dan lain sebagainya.
  2. Manajemen menengah atau Middle manager yaitu mencakup lebih dari satu tingkatan di dalam perusahaan. Manager menengah mengarahkan kegiatan manager lain, juga mengarahkan kegiatan-kegiatan melaksanakan kebijakan . contohnya Kepala Bagian, Kepala Devisi
  3. Manajemen puncak atau Top manager adalah yang bertanggung jawab atas manajemen keseluruhan dari organisasi. Mereka menetapkan kebijakan operasional dan membimbing hubungan organisasi dengan lingkungannya, sebutannya ialah Direktur utama, presiden dan senior vicepresident.
Menurut lingkungannya dibagi 2 yaitu Manajer fungsional bertanggung jawab pada suatu kegiatan seperti  produksi, pemasaran, keuangan , dsb , Dan Manajer umum membawahi unit yang lebih rumit, misalnya sebuah perusahaan cabang atau bagian operasional yang independen yang bertanggung jawab atas semua kegiatan unit.

b. Fungsi Manajemen Perusahaan
  Manajer mempunyai fungsi baik di dalam dan di luar perusahaan. fungsi ke dalam perusahaan adalah perencanaan , pengorganisasian, penyusunan , pengarahan , dan pengawasan , sedangkan ke luar adalah mewakili perusahaan dibidang pengadilan , ambil bagian sebagai warga negara biasa, mengadakan hubungan dengan unsur-unsur masyarakat.

c. Lingkungan Manajemen perusahaan
   Sebagai seorang manajer tidak harus selalu memperhatikan lingkungan internal atau didalam perusahaan saja tetapi manajer dituntut untuk selalu tanggap dan adaptif , selalu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungannya. karena Keputusan yang diambil seorang manajer juga berpengaruh untuk masyrakat karena Perusahaan mempuntyai tujuan demi memenuhi kepentingan masyarakat.
Lingkungan Eksternal perusahaan dibagi menjadi 2 yaitu :
Lingkungan Mikro  yaitu lingkungan yang mempunyai pengaruh langsung terhadap kegiatan manajemen yang terdiri atas penyedia, langganan, para pesaing , lembaga perbankan. sedangkan, ekternal makro lingkungan yang mempunyai pengaruh tidak langsung, seperti kondisi perekonomian, perubahan teknologi, politik , sosial , dan lainnya.

    Suatu Perusahaan harus mempunyai suatu Perencanaan (planning) , Tujuan dan Pembuatan Keputusan (planning , goal and decision making) untuk mencapai tujuan bersama . tentunya memiliki unsur unsur , bentuk, serta prosesnya.

Sekian sedikit ringkasan mengenai Perusahaan dan Manajemen Perusahaan , semoga tulisan ini dapat bermanfaat buat pembaca sekalian . Terima kasih dan Terima Kasih juga untuk sumber -sumber referensi yang saya baca.


sumber referensi :
 Buku Pengantar Manajemen 1 , Universitas Gunadarma
http://www.kembar.pro/2015/05/pengertian-dan-peranan-utama-manajemen.html              http://www.artikelsiana.com/2014/11/jenis-jenis-perusahaan.html
http://www.manajemenn.web.id/2011/04/manajemen-perusahaan.html


Minggu, 29 November 2015

Akuntansi dan Laporan Keuangan

Akuntansi dan Laporan Keuangan


  Akuntansi memiliki arti penting bagi bisnis maupun pemerintahan lainnya. Akuntansi yang baik adalah hal yang sangat penting bagi bisnis dan keputusan investasi yang baik. Akuntansi yang buruk adalah suatu hal yang tidak dapat di toleransi. investor akan menjual saham mereka menjatuhkan harga sahamnya dalam menyikapi petunjuk terhadap adanya ketidaksesuaian akuntansi perusahaan. 
Dalam peristiwa tersebut, sangat jelas bukti penting untuk mempelajari, memahami, serta menggunakan proses akuntansi dan informasi akuntansi.

1. Pengertian Akuntansi
    Akuntansi (accounting) adalah suatu sistem informasi mengidentifikasikan, mencatat, dan mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi dari suatu organisasi kepada para pengguna yang berkepentingan.
a. 3 aktivitas atau siklus dalam akuntansi adalah :
  1. Mengidentifikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi melibatkan pemulihan aktivitas-aktivitas ekonomi yang relevan bagi suatu organisasi tertentu.
  2. setelah teridentifikasi, peristiwa-peristiwa tersebut kemudian dicatat untuk menjadi alur aktivitas keuangan perusahaan. pencatatan terdiri dari atas pembuatan jurnal peristiwa-peristiwa secara sistematis dan kronologis, melakukan posting ke buku besar yaitu memindahkan debet dan kredit dari jurnal ke akun buku besar , penyusunan neraca saldo yaitu menyiapkan neraca saldo untuk mengecek keseimbangan buku besar. Membuat ayat jurnal penyesuaian dan memasukkan jumlahnya pada Neraca Saldo .
  3. informasi tersebut akan dikomunikasikan berdasarkan penyusunan laporan keuangan yaitu laporan rugi laba, laporan perubahan modal dan neraca.
b. Tujuan Akuntansi
   Adalah menyajikan informasi ekonomi dari suatu kesatuan ekonomi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. kesatuan ekonomi adalah badan usaha.

c. Bidang spesialisasi Akuntansi
  1. akuntansi keuangan (financial accounting)
  2. akuntansi biaya (cost accounting)
  3. akuntansi manajemen (management accounting)
  4. akuntansi pemeriksaan (auditing accounting)
  5. akuntansi perpajakkan (tax accounting)
  6. akuntansi anggaran (budgeting accounting)
  7. akuntansi pemerintahan (governtment accounting)
d. Persamaan Akuntansi
   Adalah persamaan untuk menggambarkan hubungan antara elemen-elemen laporan keuangan yang utama ada 5, yaitu aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban.
Persamaan akuntansi dasar dibedakan atas 2, yaitu
Asset = Liabilitas + Ekuitas
persamaan akuntansi merupakan suatu persamaan yang menggambarkan bahwa jumlah harta yang tercatat pada sebelah kiri sama dengan jumlah  pembelanjaan atau kekayaan yang terdapat pada sebalah kanan.
Pada umumnya harta yang dimiliki oleh sebuah perusahaan dikatakan sebagai aktiva atau aset.Aktiva harus sama dengan sumber harta belanja ini terbagi 2 yaitu sumber belanja yang berasal dari pemilik disebut modal sedangkan sumber belanja yang berasal dari kreditor dikatakan sebagai kewajiban atau hutang.
Aktiva = Kewajiban + Modal
aktiva terbagi atas 3 yaitu 
  1. aktiva lancar atau bersifat jangka pendek
  2. aktiva tetap atau permanen
  3. aktiva tidak berwujud
pasiva terbagi atas 2 yaitu
  1. hutang lancar
  2. hutang jangka panjang
unsur-unsur persamaan dasar akuntansi
1. Asset / aktiva 
 adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu, dan di masa depan manfaat ekonomi dari sumber diharapkan akan diperoleh perusahaan.
2. Liabilitas /  kewajiban / hutang
  merupakan tanggung jawab perusahaan pada saat ini yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiaannya diperikirakan akan membutuhkan sumber daya perusahaan.
3. Ekuitas / modal
  adalah sisa kepentingan dalam aktiva suatu perusahaan setelah dikurangi kewajiban
4. Pendapatan / revenue
  adalah aliran masuk atau peningkatan lain atas aktiva atau penurunan kewajiban perusahaan sebagai akibat dari aktivitas penyerahan/penjualan dari kegiatan utama perusahaan.
5. Beban / expenses
  adalah arus keluar atau penggunaan lain atas aktiva atau peningkatan kewajiban karena adanya penyerahan atau pembuatan barang, jasa atau melakukan aktivitas lain yang merupakan kegiatan utama perusahaan
6. Prive / drawing
  adalah pengambilan aset atau kas perusahaan oleh pemilik untuk kepentingan pribadi.

2. Akun
  akun atau perkiraan adalah suatu formulir yang digunakan sebagai tempat mencatat transaksi keuangan yang sejenis dan dapat merubah komposisi harta, kewajiban dan modal perusahaan.
akun dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu akun riull dan akun niminal

3. Laporan Keuangan
  dalam upaya membuat keputusan yang rasional, pihak ekstern maupun intern perusahaan menggunakan suatu alat yang mampu menganalisis laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan

A. Pengertian Laporan Keuangan
  • merupakan produk akuntansi yang penting dan dapat digunakan untuk membuat keputusan-keputusan ekonomi bagi pihak internal maupun eksternal
  • merupakan potret perusahaan, yaitu dapat menggambarkan kinerja keuangan maupun kinerja manajemen perusahaan
  • merupakan rangkaian aktivitas ekonomi perusahaan yang diklasifikasikan, pada periode tertentu
  • merupakan ringkasan dari suatu proses transaksi yang terjadi
4 laporan keuangan :
  1. Laporan Laba Rugi (income statement) menyajikan pendapatan dan beban serta laba atau rugi bersih yang dihasilkan selama suatu periode tertentu
  2. Laporan Ekuitas Pemilik merangkum perubahan-perubahan yang terjadi pada ekuitas pemilik selama suatu periode tertentu
  3. Neraca (Blance sheet) merupakan aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik pada tanggal tertentu
  4. Laporan arus kas (statement of clash flows) merangkum seluruh informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar
B. Langkah Pembuatan Laporan Keuangan
1. Perusahaan jasa
   8 langkah
  • Transaksi keuangan
  • Mencatat segala transaksi keuangan, berdasarkan bukti asli transaksi
  • Membuat jurnal umum
  • Membuat jurnal penyesuaian
  • Membuat laporan keuangan
  • Membuat jurnal penutup
  • Membuat Neraca saldo setelah penutupan
2. Perusahaan dagang
  • Tahap pencatatan
  1. Transasaksi (internal dan eksternal)
  2. Pengumpulan bukti transasaksi
  3. mencatat ke dalam jurnal umum, khuisus dan buku besar.
  4. merekapitulasi jurnal umum dan jurnal khusus
  5. posting buku besar
  • Tahap pengikhtisaran
  1. Membentuk Neraca Saldo
  2. Menyusun Ayat Jurnal Penyesuaian
  3. Membentuk kertas kerja dalam bentu neraca lajur
  • Tahap Laporan keuangan
  1. Menyusun Laporan keuangan
  2. Laporan Laba rugi
  3. Laporan perubahan modal
  4. Laporan neraca
  5. Laporan arus kas
  • Menyusun Ayat Jurnal Penutup
  1. Membentuk neraca saldo setelah penutupan
  2. Menyusun jurnal pembalik


Sekian penjelesan mengenai Akuntansi dan Laporan Keuangan , semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan membantu , Terima Kasih :) 

Sumber Referensi : Hurriyah Badriah. Buku Pintar Akuntansi Dasar. penerbit HB-LBD
                             Buku Accounting Principles



Minggu, 08 November 2015

Bab 8. Nilai Waktu dari Uang

Nilai Waktu dari Uang


1. Pengertian
      Time Value Of Money disebut juga nilai waktu uang adalah merupakan suatu konsep yang menyatakan bahwa nilai uang sekarang akan lebih berharga daripada nilai uang di masa yang akan datang.
Suatu konsep mengacu pada perbedaan nilai uang yang disebabkan karena perbedaan waktu (Basri,1989)
    Konsep time value of money sangat penting dalam masalah keuangan baik untuk perusahaan , lembaga, maupun individu. Dalam perhitungan uang,nilai Rp 1.000,- yang diterima saat imi akan lebih bernilai dibandingkan dengan Rp 1.000,- di masa yang akan datang.
Hal tersebut disebabkan karena banyak faktor yang mempengaruhinya seperti inflasi, perubahan suku bunga, kebijakan pemerintah dalam hal pajak, suasana politik, dll

2. Konsep Time Value of Money
     Menurut  Sutrisno(2000) dipisahkan menjadi 2 , yaitu :
  • Nilai uang akan datang atau future value
  • Nilai uang sekarang atau present value
a. Nilai uang masa depan (future value)
    Merupakan nilai pada suatu waktu di masa datang dari  sejumlah uang sekarang atau serangkaian pembayaran yang di evaluasi dengan menggunakan tingkat bunga tertentu.
Makin tinggi tingkat bunga, maka semakin tinggi nilai uang di masa mendatang.
rumus:    FV = PV(1+r)^n
ket    : FV = future value
          PV= nilai sekarang
          n=jangka waktu (tahun)
          r= tingkat bunga
b. Nilai uang masa sekarang (present value)
    Nilai saat ini pada proyeksi uang kas masuk bersih (net cash flow) di masa mendatang.
uang kas masuk bersih di masa mendatang adalah proyeksi hasil investasi. Nilai sekarang disebut juga Diskonto. Tingkat diskonto (tingkat kapitalisasi) yaitu tingkat bunga yang digunakan untuk mengubah nilai masa depan menjadi nilai sekarang.
Makin tinggi tingkat suku bunga, makin kecil nilai uang sekarang pada rencana penerimaan uang di masa mendatang.
rumus : Formula dari compound value (nilai majemuk) adalah:
Fn = P (1 + I)n
Maka kebalikannya sebagai present value (nilai sekarang) sama dengan
PV = FV(1+R)^-n
Dimana :
P           = Nilai sekarang/present value
Fn         = Nilai yang akan datang/future value tahun ke-n
r           = Tingkat bunga
n           = sejumlah tahun yang akan datang

c. Bunga Tetap
    Perhitungan besarnya pokok yang sama dan tingkat bunganya juga sama setiap waktu. walaupun pokok pinjaman pada kenyataannya sudah berkurang sebesar angsuran pokok pinajaman.
I = P(1+i)^n
I= besarnya keseluruhan bunga
P= besarnya pinajaman
n= jumlah tahun atau bulan
i= tingkat bunga

d. Nilai Majemuk (compound value)
   Merupakan penjumlahan dari sejumlah uang permulaan / pokok bunga yang diperolehnya selama periode tertentu, apabila bunga tidak diambil pada setiap saat.
Fn = P(1+i)^n
                         P= besarnya pokok pinjaman
Fn = P(IF)^n

e. Annuity
1. Majemuk
   merupakan seri pembayaran sejumlah uang dengan sejumlah yang sama selama periode waktu tertentu pada tingkat bunga tertentu. Pembayaran dilakukan pada Akhir Tahun uang berjalan.
          F= A  (1+i)^n-1    
                          1
2. Nilai sekarang
           Fn = A       i      
                         (1+i)^n-1

3. Hubungan nilai waktu dari uang dan kebijaksanaan investasi
     Kebijaksanaan investasi akan terkait masa yang akan datang , tetapi dalam penilaian menguntungkan apa tidaknya akan dilaksanakan pada saat sekarang.
Penerimaan pada waktu yang akan datang pada dasarnya adalah net cash flow dari pelaksana ivestasi terdiri dari :
  • Biaya proyek/ investasi awal (initial outlays)
  • cash flow dan outflow selama proyek investasi berjalan
  • nilai residu dari proyek investasi bersangkutan
  • cash inflow dan cash outflow lain-lain di luar proses pelaksana proyek investasi

                    

Daftar Pustaka
dwiretno.lecture.ub.ac.id/files/2009/10/MK_13_TVM.doc

Selasa, 27 Oktober 2015

Manajemen Keuangan Perusahaan

Manajemen Keuangan Perusahaan

    Perusahaan tentu memerlukan manajemen yang baik dalam perusahaan sesuai standart serta memenuhi kode etik yang berlaku. Pelaku manajemen adalah seorang Manajer dimana seseorang yang mempunyai pilar tertinggi dalam suatu perusahaan.
Pelaku manajemen adalah seseorang yang memberi keputusan (decision making) dalam setiap masalah yang muncul sehari-hari dan memberi peraturan yang dianggap paling benar sebagai pemecah solusi yang ada yaitu manajer keuangan. Manajer keuangan harus mampu mengetahui segala aktifitas manajemen keuangan, khususnya penganalisa sumber dana dan penggunaanya untuk merealisasikan keuntungan maksimal bagi perusahaan Manajemen Keuangan (finance Management) merupakan seluruh aktifitas atau kegiatan perusahaan dalam rangka penggunaan dan pengalokasian dana perusahaan secara efisien .
Menurut George R. Terry manajemen meliputi 4 kegiatan yang sering dikenal dengan istilah POAC (Planning, Organizing, Actuating,Controlling)
Definisi manajemen keuangan , menurut para ahli:
  • Bambang Riyanto : Keseluruhan aktifitas perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang diperlukan dengan biaya yang minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin.
  • Suad Kusnan : Manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan
  • James Van Horne : segala aktifitas yang berhubungan dengan perolehan, pendanaan dan pengelolaan aktiva dengan tujuan menyeluruh.
  • Liefman : usaha untuk menyediakan uang dan menggunakan uang untuk mendapatkan atau memperoleh aktiva
  Manajemen Keuangan adalah suatu  proses dalam kegiatan keuangan perusahaan yang berhubungan dengan upaya untuk mendapatkan dana perusahaan dan menimbulkan biaya perusahaan serta upaya pengelolaan keuangan suatu beban usaha atau organisasi untuk mencapai tujuan keuangan telah ditetapkan.

Konsep Manajemen Keuangan
  Manajemen keuangan adalah manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan sedangkan fungsi keuangan adalah kegiatan utama yang harus dilakukan oleh mereka yang bertanggung jawab dalam bidang tertentu.
Fungsi Manajemen Keuangan (inancial Management) adalah segala aktifitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana perusahaan memperoleh dana, menggunakan dan mengelola asset sesuai dengan tujuan perusahaan secara menyeluruh.
Manajemen Keuangan berhubungan dengan 3 aktifitas , yaitu :
  1. Aktifitas penggunaan dana, yaitu untuk menginvestasikan dana 
  2. aktifitas perolehan dana , yaitu untuk mendapatkan sumber dana baik dari internal maupun eksternal perusahaan
  3. aktifitas pengelolaan aktiva, yaitu setelah dana di peroleh dan di alokasikan dalam bentuk aktiva, dana harus dikelola seefisien mungkin.
Konsep Manajemen dapat digambarkan dalam kalimat seperti "membuat keputusan, memberi perintah, menetapkan kebijakan, menyediakan pekerjaan dan sistem reward dan memperkerjakan orang untuk melaksanakan kebijakan"

Tujuan Manajemen Keuangan
  Untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Seorang manajer juga harus mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan. 
Tujuan yang akan dicapai dengan mengintergrasikan pengetahuan dan keterampilan dengan kecakapan dan pengalaman personil.

Pelaku Manajemen Keuangan
 Dibagi menjadi 3 kelompok , yaitu :
  1. Tingkat pelaksana yaitu meliputi supervisor
  2. tingkat menengah yaitu , kepala departemen, manajer divisi, manajer cabang
  3. Eksekutif atau penanggung jawab , yaitu pemasaran, pembelanjaan, produksi , pembiayaan , akuntansi.
Fungsi Manejemen Keuangan
  Perencanaan keuangan, pengangguran keuangan, pengelolaan keuangan,, penyimapanan keuangan , pengendalian , pemeriksaan keuangan


a.   Keputusan Investasi (Investment Decision) 

Investasi diartikan sebagai penanaman modal perusahaan pada aktiva riil maupun aktiva finansial. keputusan finansial merupakan keputusan terhadap aktiva apa yang akan dikelola oleh perusahaan. Keputusan Investasi akan berpengaruh langsung terhadap besarnya rentabilitas investasi (return on investment) dan aliran kas perusahaan pada masa yang akan datang. 

b.    Fungsi Pendanaan (Financing Decision)

Keputusan pendanaan mempelajari sumber- sumber dana yang berada di sisi pasiva. Untuk itu perlu diperhatikan sumber dana yang biayanya paling minimal dan syarat- syarat yang menguntungkan. Pemenuhan dana dapat dilakukan melalui sumber intern dan sumber ekstern perusahaan. 

c.    Keputusan Deviden (Dividend Decision)

Keputusan ini dilakukan untuk menentukan :
  • Besarnya persentase laba yang dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk cash dividen,
  • Stabilitas dividen yang akan dibagikan,
  • Dividen saham (stock dividend),
  • Pemecahan saham (stock split), dan
  • Penarikan kembali saham yang beredar. 

Tahap dalam Man. Keuangan

  Manajemen memiliki tiga tahapan penting yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap penelitian, ketiga tahap tadi apabila diterapkandalam manajemen keuangan adalah menjadi tahap perencanaan keuangan dan tahap pelaksanaan dan tahap penilaian.
  • Tahap Perencanaan (Peramalan keuangan)
Peramalan keuangan dalam manajemen keuangan digunakan untuk memperkirakan kebutuhan keuangan dimasa yang akan datang. Jika manajemen keuangan tidak mencoba untuk mengantisipasi kebutuhan pembiayaan masa depan perusahaannya, maka krisis akan terjadi setiap kali penerimaan kas lebih kecil dari pengeluaran kas.perencanaan yang baik ditujukan untuk mengantisipasi dan mempersiapkan perusahaan untuk menghadapi kondisi masa depan,dimana, ketika perusahaan harus membutuhkan adanya pembiayaan tambahan, dan juga ketika perusahaan tidak mampu menghasilkan pemasukan kas.
  • Tahap Pelaksanaan (Perencaaan keuangan dan penganggaran)
Untuk memperoleh suatu perkiraan lebih akurat mengenai jumlah dan waktu dari kebutuhan dana perusahaan memerlukan suatu anggaran kas. Metode persentase untuk peramalan keuangan, memberikan pendahuluan yang sangat bermanfaat serta biaya rendah untuk mengembangkan anggaran kas yang lebih terperinci, yang akan digunakan untuk memperkirakan kebutuhan dana perusahaan.
  • Tahap Penelitian (Fungsi anggaran)
Anggaran disamping sebagai alat untuk perencanaan dan pengendalian manajemen, juga merupakan alat bantu bagi manajemen dalam mengarah kan suatuorganisasi dalam posisi yang kuat atau lemah, (Nanang Fatth, 2000: 49 ). Sementara beberapa fungsi anggaran dalam manajemen organisasi sektor publik menurut Deddy Nordiawan ( 2006 : 48-49 ) adalah sebagai berikut : 

  1. Anggara sebagai alat perencanaan. Dengan fungsi ini organisasi tahu apa yang harus dilakukan dan kearah mana kebijakan dibuat.
Anggaran sebagai alat pengendalian. Dengan adanya anggaran organisasi sektor publik dapat menghindari adanya pengeluaran yang terlalu besar ( overspending ) atau adanya pengeluaran dana yang tidak semestinya ( misspending ).
  1. Anggaran sebagai alat kebijakan. Dengan adanya anggaran organisasi sektor publik dapat menentukan arah atas kebijakan tertentu.
  2. Anggaran sebagai alat politik. Dengan adanya anggaran dapat dilihat komitmen pengelola dalam melaksanakan program-program yang telah dijanjikan.
  3. Anggaran sebagai alat koordinasi dan komunikasiDengan dokumen anggaran yang komprehensif sebuah bagian atau unit kerja atau departemen dapat diketahui apa yang harus dilakukan dan apa yang akan dilukukan oleh masing-masing bagian atau unit kerja lainnya.
  4. Anggaran sebagai alat penilaian kerja. Anggaran adalah suatu ukuran yang bisa menjadi patokan apakah suatu bagian / unit kerja telah memenuhi target baik berupa terlaksananya aktivitas maupun terpenuhinya efesiensi biaya
  5. Anggaran sebagai alat motifasi. Anggaran dapat digunakan sebagai alat komunikasi dengan menjadikan nilai-nilai nominal yang tercantum sebagai target pencapaian. Denga catatan anggaran akan menjadi alat motivasi yang baik jika memenuhi sifat menangtang tetapi masih bisa dicapai. Maksudnya adalah suatu itu hendaknya jangan terlalu tinggi sehingga tidak dapat dipenuhi juga jangan terlalu rendah sehingga mudah dicapai.

Daftar Pustaka
http://ekonomiplanner.blogspot.co.id/2014/06/pengertian-manajemen-keuangan.html
http://www.bglconline.com/2015/01/cakupan-tujuan-dan-fungsi-manajemen-keuangan/
http://yanuariustossanrinaldi.blogspot.co.id/2015/01/manajemen-keuangan-perusahaan-yang-baik_2.html


Senin, 05 Oktober 2015

Tanggung Jawab Sosial Suatu Bisnis

Tanggung Jawab Sosial Suatu Bisnis
    Tanggung jawab Sosial Suatu Bisnis atau Corporate Social Responsibility adalah suatu konsep bahwa organisasi, khususnya (namun bukan hanya) perusahaan adalah memiliki suatu tanggung jawab terhadap konsumen, karyawan, pemegang saham komunitas dan lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan. Tanggung jawab sosial berhubungan erat dengan "pembangunan berkelanjutan", di mana ada argumentasi bahwa suatu perusahaan dalam melaksanakan aktivitasnya harus mendasarkan keputusannya tidak semata berdasarkan faktor keuangan, misalnya keuntungan atau deviden melainkan juga harus berdasarkan konsekuensi sosial dan lingkungan untuk saat ini maupun untuk jangka panjang. 


  1.   Benturan dengan kepentingan masyarakat 
Klasifikasi aspeknya dalam menunaikan tanggung jawab sosial, perusahaan dituntut untuk memperhatikan etika bisnis. 
Hal-hal pendorongnya adalah sebagai berikut :
 - Dorongan dari pihak luar, dari lingkungan masyarakat seringkali menghadapi kendala berupa adanya biaya tambahan yang kadang cukup besar bagi perusahaan dan diperhitungkan biaya tambahan untung-rugi usaha 
 - Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri, sisi humanism pebisnis yang melibatkan rasa,karsa,karya yang ikut mendorong diciptakanya etika bisnis yang baik dan jujur. Penerapan prinsip manejemen terbuka hubungan industrial pancasila, pengendalian mutu terpadu dengan gugus kendali mutunya merupakan contoh penerapan manejemen yang berorientasi hubungan kemanusian.  

2. Dorongan tanggung jawab sosial
   Klasifikasi yang mendorong tanggung jawab sosial adalah 

a. Penerapan manajemen orientasi dalam perusahaan 
    Dalam kegiatan intern yang muncul bersifat sangat kaku,keras, zakeliyl ( saklek ) , birokratik, dan otoriter. Sehingga banyak membuat tekanan batin bagi para pembisnis maupun pihak lain karena prosedur administrasi dan jenjang kewenangan yang berbelit-belit. Jika kita melakukan penerapan manajemen orientasi kita dapat banyak manfaat seperti Peningkatan moral kerja karyawan yang berakibat membaiknya semangat dan produktivitas kerja, Adanya partisipasi bawahan dan timbulnya rasa ikut memiliki sehingga tercipta kondisi manajemen partisipasif, Penurunan absen karyawan yang disebabkan kenyaman kerja sebagai hasil hubungan kerja yang menyenangkan dan baik, peningkatan mutu produksi yang diadakan oleh terbentuknya rasa percaya diri karyawan, dan kepercayaan konsumen yang meningkatkan dan merupakan dasar bagi perkembangan selanjutnya dari perusahaan.

 b. Ekologi dan gerakan pelestarian lingkungan 
    Ekologi dan kegiatan pelestarian lingkungan mempunyai hubungan yang erat contohnya adalah maraknya penebangan hutan dalam industri mebel atau perkayuan dan penggunaan bom atau bahan kimia untuk menangkap ikan sehingga tidak hanya ikan yang mati tetapi biota laut lainnya ikut tercemar.

 c. Penghematan energi
    Sebagai manusia harus sudah menyadari bahwa SDA seperti minyak bumi, batu bara, dan gas dapat habis. Jadi sebagai manusia kita harus bisa menggunakannya dengan seefisien mungkin dan dapat mencari energi alternatif untuk diolah menjadi energy yang dibutuhkan dalam kehidupan. Seperti pemanfaatan sinar matahari, angin, dan air.

d. Partisipasi pembangunan Negara 

e. Gerakan konsumerisme 
    Tujuannya adalah agar memperoleh perhatian dan tindakan nyata dari kalangan bisnis terhadap keluhan konsumen atas praktek bisnisnya dan Pelaksanaan strategi advertensi atau periklanan yang realistic dan mendidik serta tidak menyesatkan masyarakat. 

 3. Etika bisnis 
   Etika bisnis adalah penerapan secara langsung tanggung jawab social suatu bisnis yang timbul dari pihak internal, dalam hal ini biasanya dari kebijakan – kebijakan yang ditetapkan oleh pimpinan perusahaan. 
Contohnya sebagai berikut : 
  • Hubungan antara bisnis dan konsumen 
  • Hubungan dengan karyawan,
  •  Hubungan antar bisnis Hubungan antar investor, 
  • Hubungan dengan lembaga-lembaga keuangan .


 4. Bentuk-bentuk tanggung jawab sosial dalam suatu bisnis
 - Pelaksanaan Hubungan Industrialis Pancasila (HIP) 
   Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) merupakan bentuk pelaksanaan yang telah banyak dijalankan pengusaha dengan karyawannya dan dituangkan dalam buku. Dimana diatur kewajiban dan hak masing-masing pihak. Beberapa contoh hak karyawan adalah cuti, tunjangan hari raya, dan pakaian kerja.
 - Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) 
     Penanganan limbah industri sebagai bagian dari produksi sebagai bentuk partisipasi menjaga lingkungan.
 - Penerapan Prinsip Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3) 
     Penekanan pada faktor keselamatan pekerja dengan menggunakan alat-alat yang berfungsi menjaga keselamatan, seperti topi pengaman, masker pelindung, maupun pakaian khusus lainnya. 
- Perkebunan Inti Rakyat (PIR)
     Sistem perkebunan yang melibatkan perkebunan besar milik negara dan kecil milik masyarkat. Perkebunan besar berfungsi sebagai inti dan motor penggerak perkebunan dimana semua bahan bakunya diambil dari perkebunan kecil disekitarnya yang berfungsi sebagai plasma. 
- Sistem Bapak Angkat-Anak Angkat 
    Sistem ini melibatkan pengusaha besar yang mengangkat pengusaha kecil/menengah sebagai mitra kerja yang harus mereka bina. Terkadang hal ini menyebabkan masalah kepada pengusaha besar. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran tinggi dalam pelaksanaannya. 

Sekian tugas penulisan materi tentang ''Tanggung Jawab Sosial Suatu Bisnis'' 
Semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan Terimakasih kepada sumber referensi yang saya kutip. :)

 Sumber referensi : https://sites.google.com/site/tanggungjawabsosialsuatubisnis/ http://firyalekaagustya.blogspot.co.id/2012/01/bab-13-tanggung-jawab-sosial-suatu.html http://sabrinadea11.blogspot.co.id/2013/10/tanggung-jawab-sosial-perusahaantugas.html https://spidolbekas.wordpress.com/2012/11/08/tanggung-jawab-sosial-dalam-bisnis/

Selasa, 22 September 2015

Tugas 1. Manajemen dan Organisasi

 Manajemen dan Organisasi


1. Manajemen

a. Pengertian manajemen
  Manajemen adalah suatu seni dan ilmu perencana, pengorganisasian, penyusunan, pengarahan dan pengawasan dari pada sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan terlebih dahulu atau sebelumnya. Manajemen juga mengatur hal yang dikelola agar tercapai hasil yang memuaskan. Pendapat ahli mengemukakan pendapat yang berbeda namun maksudnya tetap sama.
Berikut ini adalah beberapa arti yang dikutip dari beberapa sumber :
  • - H. Koontz & O, Donnel dalam bukunya "Principles of management" mengemukakan bahwa, manajemen berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan orang-orang lain.
  •  Oei Liang Lee manajemen adalah suatu ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuanya yang telah ditetapkan.
  •  James A.F Stoner Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya
  Manajemen merupakan sarana untuk mencapai tujuan organisasi dengan memanfaatkan alat yang tersedia, tetapi dalam mencapai suatu tujuan perusahaan harus memperhatikan kepentingan-kepentingan yang menyangkut konsumen , penanam modal, karyawan, pemerintah , masyarakat, supplier. Manajemen tentunya mempunyai seorang pimpinan yaitu manager.

b. Fungsi manajemen 
1. Perencanaan (Planning)
   Pengertian perencanaan adalah sebagai hasil pemikiran yang mengarah ke masa depan, yaitu menyangkut serangkaian tindakan yang berdasarkan pemahaman yang mendalam terhadap semua faktor yang terlibat dan yang diarahkan kepada sasaran khusus atau tujuan yang diinginkan.

2. Pengorganisasian (organizing)
  Organisasi pada hakikatnya mempunya tiga komponen, yaitu fungsi, personalia dan faktor-faktor sarana fisik.Pengorganisasian didefinisikan sebagai suatu proses menciptakan hubungan antara personalia, fungsi-fungsi dan faktor fisik agar kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan disatukan dan diarahkan pada pencapaian tujuan bersama.

Ada empat bagian penting dalam pengorganisasian :
-     Staffing
 Suatu kegiatan yang melakukan pembagian kelompok- kelompok kerja menurut jenisnya beserta pengisian orang- orang yang sesuai dengan keahliannya.
-      Delegation of Authority
 Pendelegasian wewenang dari seorang atasan kepada bawahannya sesuai dengan struktur organisasi maupun kedudukan bawahan / kemampuann bawahan.
-     Departementasi
 Pengelompokan kegiatan- kegiatan yang jenis untuk kemudian dipisahkan dengan kegiatan yang lainnya dimana di antara pengelompokan bawahan
-     Personalia
 Kepegawaian ini sangat penting dalam hubungannya dengan para bawahan baik hubungan yang sifat formal .

3. Pengarahan (directing)
  Fungsi pengarahan ini ialah gerak pelaksanaan dari kegiatan-kegiatan fungsi perencanaan dan pegorganisasian. Pengarahan dapat diartikan sebagai suatu aspek hubungan manusiawi dalam kepemimpinan yang mengikat bawahan untuk bersedia mengerti dan menyumbangkan pikiran dan tenaganya secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Berarti ruang lingkup pengarahan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif dan efisien.

4. Pengoordinasian (coordinating)
  Koordinasi merupakan daya upaya untuk mensinkronkan dan menyatukan tindakan-tindakan sekelompok manusia. Koordinasi merupakan otak di dalam batang tubuh dari keahlian manajemen. Jika manajer menemukan kesulitan dalam koordinasi yang berkelanjutan, ia harus mencurigai kelemahan program perencanaan, pengorganisasian dan pengarahan. 

5. Pengawasan (controlling)
  Pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilakukan dalam manajemen, karena dengan pengawasan dapat diketahui hasil yang telah tercapai. Dalam hal ini berarti bahwa dengan pengawasan akan dapat mengukur seberapa jauh hasil yang telah dicapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan.
Pengertian Pengawasan adalah sebagai suatu kegiatan mendeterminasi apa-apa yang telah dilaksanakan sesuai dengan tujuan untuk segera mengetahui kemungkinan terjadinya penyimpangan dan hambatan, sekaligus mengadakan koreksi untuk memperlancar tercapainya tujuan. Fungsi ini dapat menjamin bahwa kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan hasil yang diinginkan.


2. Organisasi
a. pengertian organisasi
Organisasi merupakan salah satu sarana untuk mencapai tujuan perusahaan melalui pelaksanaan fungsi- fungsi manajemen yang dilakukan seorang pimpinan dengan organisasi yang tercipta di perusahaan yag bersangkutan .Jadi keberhasilan perusahaan tergantung pada organisasi terutama struktur organisasi yang dianut
Beberapa pengertian organisasi menurut para ahli :
1. Organisasi Menurut Stoner; Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.
2. Organisasi Menurut James D.Mooney; Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3. Organisasi Menurut Chester I.Bernard; Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
semakin ketat persaingan didalam dunia Global ini sangat penting bagi kita untuk mengenal yang namanya organisasi, pada dasarnya organisasi itu ditandai dengan adanya sharing atau yang biasa dibilang salah tukar pikiran demi tercapainya suatu tujuan. Dengan sharing kita dapat mengenal dan memahami tiap individu didalam kelompok sehingga kita dapat menbagi tanggung jawab anggota didalam sebuah organisasi.

b.Bentuk-bentuk organisasi
1. Organisasi lini/garis
Organisasi yang didalamnya terdapat wewenang yang menghubungkan langsung secara vertikal antara atasan ke bawahan.
Ciri-ciri organisasi ini:
– Karyawan sedikit
– Manajer hanya sebagai pelaksana
– Sarana dan alatnya terbatas
– hubungan atasan dan bawahan bersifat langsung
– Pemilik perusahaan adalah sebagai top manajer

2. Organisasi fungsional
Suatu organisasi dimana wewenang dari pemimpin tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus.
Ciri-ciri organisasi ini:
– Organisasi kecil
– Didalamnya terdapat kelompok-kelompok kerja staff ahli
– Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas
– Target yang hendak dicapai jelas dan pasti
– Pengawasan dilakukan secara ketat
3. Organisasi lini dan staff
Suatu organisasi dimana pelimpahan wewenang berlangsung secara bertikal.
Ciri-ciri organisasi ini:
– Hubungan atasan dan bawahan tidak seluruhnya secara langsung
– Karyawan banyak
– Organisasi besar
– Ada dua kelompok kerja dalam organisasi:
a. Personal lini
b. Personel staff

4. Organisasi fungsional dan garis
Bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kelapa bagian dibawahnya yang mempunyai keahlian tertentu.
Ciri-ciri organisasi ini:
– Tidak tampak adanya pembedaan tugas pokok dan bantuan
– Spesialisasi secara praktis pada pejabat fungsional
– Pembagian kerja dan pelimpahan wewenang tidak membedakan perbedaan tingkat eselon

5. Organisasi matrik
Organisasi matrik disebut juga organisasi proyek yaitu organisasi dimana penggunaan struktur organisasi menunjukan kepada spesialis yang mempunyai keterampilan dimasing-masing bagian dari kegiatan perusahaan dikumpulkan lagi menjadi satu untuk mengerjakan suatu proyek yang harus diselesaikan. Organisasi ini digunakan khusunya dibidang penelitian dan pengembangan.

6. Organisasi komite
Bentuk organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh sekelompok pejabat.
Organisasi ini terdiri dari:
1. Pemimpin komite
2. Staff komite

c. Prinsip organisasi
1. Perumusan tujuan harus jelas
2. Pembagian kerja
3. Delegasi kekuasaan
4. Rentang kekuasaan
5. Tingkat pengawasan
6. Kesatuan perintah dan tanggung jawab
7. koordinasi
  Sekian tulisan untuk tugas Manajemen dan Organisasi , semoga bermanfaat dan terima kasih untuk beberapa sumber yang saya kutip :)
Sumber : http://leniastuti17.blogspot.co.id/2013/04/20-organisasi-dalam-manajemen.html
      http://fihrisanirahmah.blogspot.co.id/2012/01/1-pengertian-manajemen-dan-organisasi.html
https://valvaliano.wordpress.com/2013/11/15/manajemen-dan-organisasi/