Kursor

Wavy Tail

Minggu, 17 Januari 2016

Teknik Analisis Meramalkan Kas Perusahaan

Teknik Analisis Meramalkan Kas perusahaan


A. Pengertian Perusahaan Keuangan
   Perusahaan Keuangan merupakan lembaga yang melaksanakan fungsi utama menyalurkan dana dari yang berlebih kepada mereka yang kekurangan dana.
Jenis-jenis perusahaan keuangan :
  • Bank Komersial  : Lembaga simpanan yang memiliki asset utama berupa pinjaman dan kewajiban utama yang lain seperti , tabungan ,pinjaman komersial, dari insitusi tabungan lainnya.
  • Thrifts : lembaga simpanan dalam bentuk tabungan atau pinjaman , savings bank dan credit union. thrifts umumnya lebih kepada melakukan jasa seperti bank komersial
  • Perusahaan Asuransi  : Lembaga keuangan yang menjaga individu dan perusahaan  dari kejadian 0yang buruk. Yang biasanya menyediakan penjagaan dalam kejadian seperti kematian , pensiun , kecelakaan, dan penyakit. 
  • Bank Investasi  : Lembaga yang menjamin sekuritas dan terlibat dalam kegiatan yang berhubung dengan broker surat berharga, jual-beli surat berharga.
  • Reksa Dana : Lembaga keuangan menawarkan rencana simpanan dana dimana dana milik partisipan mengakumulasi tabungan selama tahun bekerja mereka sebelum diambil selama tahun pensiun mereka.
B. Penerapan Estimasi Penjualan untuk Perencanaan Kapasitas dan Anggaran
   Menganalisis dan mengestimasi penjualan merupakan kegiatan pemasaran yang penting bagi suatu usaha. Perencanaan perusahaan seperti perencanaan strategis , bisnis , pemasaran , anggaran dan produksi disusun berdasarkan estimasi.
Ketidak tepatan dalam melakukan estimasi dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan , maka dari itu menganailisis dan meramalkan suatu perusahaan haruslah tepat dalam meprediksi penjualan yang akan dilakukan.
Dengan menggunakan teknik forecasting  , perusahaan dapat merencanakan kapasitas produksinya lebih efisien dan optimal
  • Produksi : Transformasi dari berbagai input atau sumber daya yang menjadi output berupa barang dan jasa
  • Input : Berbagai sumber daya yang digunakan dalam memproduksi barang dan jasa.
  • Input tetap: Input yang tidak dapat diubah dngan mudah selama periode waktu tertentu, kecuali dengan mengeluarkan biaya yang sangat besar.
  • Input Variabel : Input yang divariasikan atau dapat diubah secara mudah dan cepat(bahan mentah)
  • Dan waktu jangka panjang dan jangka pendek
   Aktivitas produksi bukan sekedar transormasi input ke output , tetapi dipandang sebagai penciptaan nilai tambah.
Proses transformasi nilai tambah melibatkan komponen struktural dan fungsional.

1. Estimasi pembelian bahan langsung : 
   Pembelian barang secara langsung maupun sistem online. Estimasi ini sangatlah menguntungkan bagi penjual maupun pembeli.

2. Estimasi Pemakaian bahan langsung :

   Pemakaian bahan langsung adalah biaya yang dilakukan untuk membiayai bahan baku pembantu dan bahan penunjang produksi, barang yang bisa digunakan tanpa harus di prorses terlebih dahulu atau barang yang sudah dibeli dapat dirasakan manfaatnya.

3. Upah Langsung :
   adalah upah yang diberikan secara langsung kepada para pekerja setelah melakukan apa yang menjadi kewajiban mereka berupa uang.

4. Estimasi Beban Fabrikasa : 
   Bahan baku tidak langsung , tenaga kerja tidak langsung dan semua biaya pabrik lainnya yang tidak  dapat diidentifikasikan atau dibebankan langsung ke pesanan.

5. Estimasi Harga Pokok Penjualan :  
    HPP adalah harga mutlak  atau harga pokok yang dijual tanpa adanya perubahan. atau dapat disebutkan sebagai ringkasan dari anggaran produksi dengan memperhatikan tingkat persediaan akhir. 

6. Estimasi Beban Penjualan :
    Beban penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuat perusahaan atau si penjual oleh pihak-pihak tertentu , misalkan beban pajak , kerusakan barang , dll.

7. Estimasi Beban administrasi : 
   Beban yang umumnya terjadi pada bagian personalia, bagaian keuangan, dan bagian umum.Beban administrasi perusahaan yang fokus dari kepentingan politik pada saat ini. Badan Penelitian Eim estimasi total biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara. Penyebab utama dari ukuran biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara adalah: 
  • Tingginya jumlah pekerja pekerjaan sementara dan tingginya laju perubahan pada pekerja pekerjaan sementara (rata-rata tahunan: 1,3 juta pendaftaran, 1,1 juta penempatan dan 15,6 juta pembayaran remunerasi): perubahan undang-undang banyak dan perubahan kecil yang menghadapi sektor pekerjaan sementara;penerapan sistem pembayaran remunerasi mingguan (bukan bulanan atau per 4 minggu), yang melekat pada penggunaan pekerja flex.

8. Estimasi Laba Rugi : 
   Rekening-rekening laporan laba rugi adalah suatu laporan yang sistematis tentang penghasilan, biaya, rugi laba yang diperoleh oleh suatu perusahaan pada suatu periode tertentu, yaitu meliputi:
   a. Laba merupakan kenaikan modal saham yang dimiliki oleh perusahaan yang berasal dari pendapatan operasional perusahaan.

   b. Rugi yaitu merupakan penurunan modal saham yang diakibatkan dari transaksi yang dilakukan oleh perusahaan pada suatu periode tertentu. 


C.  Teknik Analisis Data Dalam teknik analisis data yang akan dilakukan terdiri dari beberapa langkah yaitu meliputi:
  • Peramalan Penjualan
Untuk menyusun peramalan keuangan dalam penelitian ini penulis menggunakan metode regresi linier dan model-model yang terkomputerisasi. Analisis regresi merupakan metode yang lebih umum digunakan untuk meramalkan kebutuhan-kebutuhan keuangan dan tidak terlalu mudah terkena perangkap potensial dan metode prosentase penjualan. Pada analisis regresi ini, persamaan yang digunakan untuk menganalisa data adalah : Y = a + bX Keterangan : Y = adalah variabel dependen a = adalah intersep (titik potong kurva terhadap sumbu Y) b = adalah kemiringan (slope) kurva linier X = adalah variabel independen. Persamaan di atas dapat digunakan untuk menaksir nilai Y, jika nilai a, b, dan X diketahui. Nilai a merupakan nilai Y yang dipotong oleh kurva linier pada sumbu vertikal Y (a adalah nilai Y, bila X=0). Nilai b adalah kemiringan (slope) kurva linier yang menunjukkan besarnya perubahan nilai Y sebagai akibat perubahan setiap unit nilai X. besarnya nilai a dan b konstan sepanjang kurva linier.

  • Tingkat Pertumbuhan Penjualan
Adapun persamaan yang digunakan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan penjualan : Gt = Tingkat Pertumbuhan Penjualan SRt= Penjualan pada tahun tSRt-1= Penjualan pada tahun t-1
  • Penentuan besarnya AFN (Additional Fund Needed)
  • Peramalan Neraca
  • Peramalan Laporan Laba Rugi
   Estimasi Kas

Adalah laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punyai oleh perusahaan itu, karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah uang atau kas yang ada, apakah perusahan tersebut memperoleh keuntungan atau kenaikan kas atau bahkan memeproleh penurunan kas. Atau secara lebih sederhana dapat dismpulkan estimasi kas merupakan kas bersih yang keluar dan masuk ke dalam suatu perusahaan.



Sumber : 
https://www.google.co.id/search?espv=2&biw=1360&bih=600&q=teknik+analisis+peramalan+kas+perusahaan&revid=1341341040&sa=X&ved=0ahUKEwjYgPvC96_KAhXBwo4KHT0AClUQ1QIIXygD#
http://daniapurbawati.blogspot.co.id/2014/11/teknik-analisis-meramalkan-kas.html
http://materi-gunadarma.blogspot.co.id/2014/11/teknik-analisis-meramalkan-kas.html
http://www.inibuku.com/3132/great-sales-forecast-for-marketing-teknik-menyusun-amp-penerapan-estimasi-penjualan-untuk-perencanaan-kapasitas-amp-anggaran-yang-fleksibel.html

    Sabtu, 09 Januari 2016

    Bisnis Internasional

      Bisnis Internasional merupakan kegiatan bisnis yang dilakukan antara Negara yang satu dengan Negara yang lain. Beberapa penyebab mengapa terjadi Bisnis Internasional : 
    1. Kedua belah pihak (penjual dan pembeli terpisah oleh batas kenegaraan dan jarak yang cukup jauh
    2. Barang yang dikirim harus melalui berbagai macam prosedur misalnya melalui pabean
    3. Adanya perbedaan dalam halo nilai mata uang, hukum perdagangan yang berlaku, budaya, sumber daya alam dan lain sebagainya
    A. Hakikat Bisnis Internasional 
      Adapun transaksi  bisnis yang dilakukan oleh suatu negara dengan negara lainnya sering disebut sebagai bisnis internasuonal (Internasional Trade). International marketing adalah tranasaksi bisnis yang dilakukan oleh suatu perusahaan dalam suatu negara dengan perusahaan lain atau individu di negara lain.
      a. Perdagangan Internasional (international trade)
        merupakan transaksi antar negara yang dilakukan dengan cara tradisonal yaitu dengan cara ekspor dan impor (neraca perdagangan)
      b. Pemasaran Internasional (internasional marketing)
       disebut dengan bisnis internasional keadaan dimana suatu perusahaan dapat terlibat dalam suatu transaksi bisnis dengan negara lain, perusahaan lain atauapun masyarakat umum diluar negri
      -Licencing
      -franchising
      -Management in home country by host country
      - joint venturing
      - multinational corporation

    B. Aktivitas-aktivitas Bisnis International
     Perusahaan yang memasuki bisnis internasional pada umumnya melibatkan diri secara bertahap . tahap tersebut adalah :
    1. Eksport insidentil
    2. eksport aktif
    3. Penjual Lisensi
    4. Franchising
    5. Pemasaran di luar negri
    6. Produksi dan Pemasaran di luar negri
    C. Hambatan dalam memasuki Bisnis internasional
    beberapa hambatannya antara lain adalah 
    1. Batasan perdagangan dan tarif bea masuk
    2. Perbedaan bahasa , sosial budaya/kultural
    3. Kondisi politik dan hukum . perundang-undangan
    4. hambatan operasional
    D. Dampak positif dan negatif dari bisnis internasional
     Dampak positif :
    • terjalin persahabatan dan hubungan kedua negara dan memungkinkan suatu negara yang terlibat, dapat mengahasilkan barang dan jasa.
    • melakukan suatu spesialisasi terhadap barang-barang yang dihasilkan , meningkatkan efisiensi penggunaan barang-barang produksi
    • membuka kesempatan untuk mengimpor barang
    • membuka peluang bagi negara yang sedang berkembang
    Dampak Negatif:
    • Impor barang menjadi dominasi
    • Masalah bagi petani dan produksi barang lain nya
    • Ketergantungan dengan negara maju
    • Terbukanya perdagangan bebas internasional


    3. Peluang Bisnis Internasional di Indonesia
          -Di bidang perdagangan barang, Indonesia memiliki peluang ekspor yang lebih baik mengingat kekayaan sumber daya alam dan berlimpahnya tenaga kerja yang dimiliki.
          -Konsumen Indonesia yang memiliki banyak keanekaragaman dari segi culture dapat dijadikan peluang bisnis yang bagus.
          -Indonesia belum terlalu banyak mempunyai produk yang mampu bersaing di pasar Internasional
         
     Contoh Bisnis Internasional yang masuk ke Indonesia
         1.DUNKIN’ DONUTS
    Dunkin’Donuts pertama kali masuk ke Indonesia melalui Penanaman Modal Asing Langsungnya dengan membuka perusahaan pertamanya di Jakarta. Dunkin’ Donutssebelumnya juga telah membuka cabang-cabangnya (franchise) di berbagai negara, seperti negara-negara di Eropa.  Dunkin’Donuts pada mulanya tumbuh dan berkembang di kota Boston, Amerika Serikat pada tahun 1940 (dengan nama awal Open Kettle). Kemudian perusahaan ini terus tumbuh dan berkembang hingga akhirnya pada tahun 1970,Dunkin’Donuts telah berhasil menjadi perusahaan dengan merek internasional. Kemudian pada tahun 1983 perusahaan Dunkin’Donuts dibeli oleh Domecq Sekutu (Allied Domecq)yang juga membawahi Togo’s dan Baskin Robins. Di bawah  Allied Domecq, perluasan pasar Dunkin’Donuts secara internasional semakin diintensifkan. Hingga akhirnya geraiDunkin’Donuts tersebar tidak hanya di benua Amerika saja, tetapi juga meluas ke benua-benua seperti  Eropa dan Asia. Di Indonesia sendiri, Dunkin’ Donuts mulai merambah pasarnya pada tahun 1985 dengan gerai pertama didirikan di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Khusus wilayah Indonesia, master franchise Dunkin’Donuts dipegang oleh Dunkin’ Donuts Indonesia. Saat pertama kali Dunkin’Donuts membuka gerai pertamanya di Indonesia (pada tahun 1980-an), tidak ada reaksi keras dari masyarakat untuk menentang perusahaan tersebut masuk. Masyarakat cenderung menyambut positif upaya perusahaan tersebut dalam memperluas jaringan  pasarnya. Mereka merasa senang atas hadirnya Dunkin’Donuts di Indonesia.

    sekian dari tulisan mengenai Bisnis Internasional , semoga tulisan ini dapat bermanfaat , dan Terima kasih. :)

    Sumber : 
    lsartika-t--fisip10.web.unair.ac.id/artikel_detail-77813-Bisnis%20Internasional-TeoriTeori%20Bisnis%20Internasional.html
    http://shintiamargareta25.blogspot.co.id/2015/02/blog-post.html
    http://bisnisinternas.blogspot.co.id/2012/11/rangkuman-bisnis-internasional_8.html
    http://www.anneahira.com/contoh-perdagangan-internasional.htm

    Minggu, 20 Desember 2015

    Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil

    Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil

    A. Kewiraswastaan
        Kewiraswastaan merupakan Enterpreneurship adalah kemampuan atau kemauan seseorang untuk beresiko dengan menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu , uang dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil dan dapat meraih keuntungan.
    Sedangkan orang yang menjalani nya disebut wiraswasta. Wiraswasta adalah orang yang mempunyai kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber-sumber daya yang dibutuhkan guna mengambil keuntungan darinya serta mengambil tindakan yang tepat, guna memastikan kesuksesan.
    Unsur-Unsur penting yang ada didalam kewiraswastaan :
    • unsur pengetahuan
    • unsur keterampilan
    • unsur sikap mental
    • unsur kewaspadaan
    Peranan Kewiraswastaan
    • Memimpin usaha secara teknis maupun ekonomis dengan berbagai aspek fungsional
    • Mencari keuntungan bisnis
    • Membawa perusahaan ke arah kemampuan
    • Memperkenalkan hasil produksi baru
    • Memperkenalkan cara produksi yang lebih maju
    • Membuka pasar
    • Merebut sumber bahan mentah maupun bahan setengah jadi
    • Melaksanakan bentuk organisasi perusahaan yang baru
    B. Perusahaan Kecil
        Perusahaan kecil merupakan suatu komunitas perusahaan swasta.karena perusahaan kecil memberikan kontribusinya dalam berbagai macam bidang seperti pajak , penyedia lapangan kerja , produksi dan lain sebagainya.
    Perusahaan Kecil memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
    1. 1 Pada umumnya dikelola/dipimpin sendiri oleh pemiliknya.
    2.    Struktur organisasinya sederhana dan masih banyak perangkapan tugas/jabatan pada seseorang.
    3.    Persentase kegagalan usaha relatif cukup tinggi.
    4. 4  Kesulitan untuk mengembangkan usaha dikarenakan sulit memperoleh pinjaman dengan syarat lunak.
    Contoh perusahaan kecil adalah seperti pengusaha makanan yang menjual es krim atau rujak cireng. penjual tersebut merupakan kewiraswastaan yang membentuk perusahaan kecil karena ia mengolah langsung dan bertindak sebagai pemilik serta mempunyai anak buah untuk dipekerjakan didalam usahanya.
    p    
          C. Perkembangan Franchising di Indonesia
             Jenis pengembangan usaha menggunakan waralaba.
           Indonesia, sistem waralaba mulai dikenal pada tahun 1950-an, yaitu dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Perkembangan kedua dimulai pada tahun 1970-an, yaitu dengan dimulainya sistem pembelian lisensi plus, yaitu franchisee tidak sekedar menjadi penyalur, namun juga memiliki hak untuk memproduksi produknya. Agar waralaba dapat berkembang dengan pesat, maka persyaratan utama yang harus dimiliki satu teritorial adalah kepastian hukum yang mengikat baik bagi franchisor maupun frachisee. Karenanya, kita dapat melihat bahwa di negara yang memiliki kapastian hukum yang jelas, waralaba berkembang pesat, misalnya di AS dan Jepang. Tonggak kepastian hukum akan format waralaba di Indonesia di mulai pada tanggal 18 Juni 1997, yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) RI No.16 Tahun 1997 tentang waralaba. PP No.16 tahun 1997 tentang waralaba ini telah di cabut dan di ganti dengan PP No.42 tahun 2007 tentang waralaba.
          Sistem perusahaan waralaba dapat dikembangkan melalui produk jasa dan otomotif , bantuan dan jasa bisnis , produk dan jasa kontruksi , rekreasi dan hiburan.

          Contoh perusahaannya adalah 
          Fast food : Ayam goreng Ny Tanzil, California Fried Chicken, Beef Bowl, Isabento
          Restauran /cafĂ©/bar: Ayam goreng Mbok Berek, Ayam goreng Ny. Suharti, Es teler 77, Delly Joy, King Friend Chicken & Steak, Laura Arfura, Mie Tek Tek
         dsb.

             Sekian tulisan ini dibuat mengenai Kewiraswastaan dan Perusahaan Kecil , semoga dapat bermanfaat dan Terima Kasih untuk sumber referensi saya.

          daftar pustaka : http://farinaseftiani.blogspot.co.id/2013/11/kewiraswastaan-dan-perusahaan-kecil-bab.html                           yananto.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/29267/Bab+4.ppt
                                  http://aprillaputrikasari.blogspot.co.id/2014/11/pengertian-kewiraswastaan-wiraswasta.html
                                  https://sites.google.com/site/kewiraswastaan/





    c



    Sabtu, 12 Desember 2015

    Perusahaan dan Manajemen perusahaan

    Perusahaan dan Manajemen Perusahaan

    1. Perusahaan

    a. Pengertian perusahaan
      Perusahaan adalah suatu organisasi atau suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyrakat , mendistribusi serta melakukan upaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan kepuasan bersama. Bisa dikatakan bahwa suatu suatu badan atau kelompok yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.

    b. Tujuan perusahaan
      Adalah berusaha memperoleh laba berdasarkan rentabilitas. Suatu perusahaan harus siap menanggung segala resiko yang ada.

    c. Jenis-jenis perusahaan

    • Perusahaan Manufaktur (manufacturing business) adalah mengubah input dasar menjadi produk yang dijual kepada masing-masing pelanggan. contohnya: Honda, Nike, Sony , intel , dan lainnya.
    • Perusahaan Dagang ( merchandising business) adalah menjual produk ke pelanggan , namun produknya tidak dibuat sendiri, melainkan dengan membelinya. contoh : electronic city , pertokoan
    • Perusahaan Jasa ( services business) adalah suatu perusahaan yang memberikan jasanya untuk dinikmati konsumen dengan memperoleh imbalan. contoh : perusahaan angkutan bus , angkutan kota , dan lain-lain
    2. Manajemen Perusahaan
        Manajemen adalah suatu proses, suatu kolektivitas manusia , sebagai ilmu dan sebagai seni . Dapat disimpulkan bahwa manajemen adalah koordinasi semua sumber daya melalui proses perencanaan , pengorganisasian , penetapan tenaga kerja , pengarahan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebuh dahulu. Jadi , Manajemen Perusahaan adalah suatu kelompok yang saling bekerja sama dan mempunyai tugas masing-masing serta saling memberi saran untuk membuat suatu keputusan yang tujuaannya akan dicapai bersama.

    a. Tingkatan Manajemen dan Manajer

    1.  Manajemen Lini atau tingkat pertama , yaitu tingkatan yang paling rendah dalam suatu organisasi, dimana seorang yang bertanggung jawab atas pekerjaan orang lain, misalnya mandor atau pengawas produksi dalam suatu pabrik, pengawas teknik suatu bagian riset dan lain sebagainya.
    2. Manajemen menengah atau Middle manager yaitu mencakup lebih dari satu tingkatan di dalam perusahaan. Manager menengah mengarahkan kegiatan manager lain, juga mengarahkan kegiatan-kegiatan melaksanakan kebijakan . contohnya Kepala Bagian, Kepala Devisi
    3. Manajemen puncak atau Top manager adalah yang bertanggung jawab atas manajemen keseluruhan dari organisasi. Mereka menetapkan kebijakan operasional dan membimbing hubungan organisasi dengan lingkungannya, sebutannya ialah Direktur utama, presiden dan senior vicepresident.
    Menurut lingkungannya dibagi 2 yaitu Manajer fungsional bertanggung jawab pada suatu kegiatan seperti  produksi, pemasaran, keuangan , dsb , Dan Manajer umum membawahi unit yang lebih rumit, misalnya sebuah perusahaan cabang atau bagian operasional yang independen yang bertanggung jawab atas semua kegiatan unit.

    b. Fungsi Manajemen Perusahaan
      Manajer mempunyai fungsi baik di dalam dan di luar perusahaan. fungsi ke dalam perusahaan adalah perencanaan , pengorganisasian, penyusunan , pengarahan , dan pengawasan , sedangkan ke luar adalah mewakili perusahaan dibidang pengadilan , ambil bagian sebagai warga negara biasa, mengadakan hubungan dengan unsur-unsur masyarakat.

    c. Lingkungan Manajemen perusahaan
       Sebagai seorang manajer tidak harus selalu memperhatikan lingkungan internal atau didalam perusahaan saja tetapi manajer dituntut untuk selalu tanggap dan adaptif , selalu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan keadaan lingkungannya. karena Keputusan yang diambil seorang manajer juga berpengaruh untuk masyrakat karena Perusahaan mempuntyai tujuan demi memenuhi kepentingan masyarakat.
    Lingkungan Eksternal perusahaan dibagi menjadi 2 yaitu :
    Lingkungan Mikro  yaitu lingkungan yang mempunyai pengaruh langsung terhadap kegiatan manajemen yang terdiri atas penyedia, langganan, para pesaing , lembaga perbankan. sedangkan, ekternal makro lingkungan yang mempunyai pengaruh tidak langsung, seperti kondisi perekonomian, perubahan teknologi, politik , sosial , dan lainnya.

        Suatu Perusahaan harus mempunyai suatu Perencanaan (planning) , Tujuan dan Pembuatan Keputusan (planning , goal and decision making) untuk mencapai tujuan bersama . tentunya memiliki unsur unsur , bentuk, serta prosesnya.

    Sekian sedikit ringkasan mengenai Perusahaan dan Manajemen Perusahaan , semoga tulisan ini dapat bermanfaat buat pembaca sekalian . Terima kasih dan Terima Kasih juga untuk sumber -sumber referensi yang saya baca.


    sumber referensi :
     Buku Pengantar Manajemen 1 , Universitas Gunadarma
    http://www.kembar.pro/2015/05/pengertian-dan-peranan-utama-manajemen.html              http://www.artikelsiana.com/2014/11/jenis-jenis-perusahaan.html
    http://www.manajemenn.web.id/2011/04/manajemen-perusahaan.html


    Minggu, 29 November 2015

    Akuntansi dan Laporan Keuangan

    Akuntansi dan Laporan Keuangan


      Akuntansi memiliki arti penting bagi bisnis maupun pemerintahan lainnya. Akuntansi yang baik adalah hal yang sangat penting bagi bisnis dan keputusan investasi yang baik. Akuntansi yang buruk adalah suatu hal yang tidak dapat di toleransi. investor akan menjual saham mereka menjatuhkan harga sahamnya dalam menyikapi petunjuk terhadap adanya ketidaksesuaian akuntansi perusahaan. 
    Dalam peristiwa tersebut, sangat jelas bukti penting untuk mempelajari, memahami, serta menggunakan proses akuntansi dan informasi akuntansi.

    1. Pengertian Akuntansi
        Akuntansi (accounting) adalah suatu sistem informasi mengidentifikasikan, mencatat, dan mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi dari suatu organisasi kepada para pengguna yang berkepentingan.
    a. 3 aktivitas atau siklus dalam akuntansi adalah :
    1. Mengidentifikasikan peristiwa-peristiwa ekonomi melibatkan pemulihan aktivitas-aktivitas ekonomi yang relevan bagi suatu organisasi tertentu.
    2. setelah teridentifikasi, peristiwa-peristiwa tersebut kemudian dicatat untuk menjadi alur aktivitas keuangan perusahaan. pencatatan terdiri dari atas pembuatan jurnal peristiwa-peristiwa secara sistematis dan kronologis, melakukan posting ke buku besar yaitu memindahkan debet dan kredit dari jurnal ke akun buku besar , penyusunan neraca saldo yaitu menyiapkan neraca saldo untuk mengecek keseimbangan buku besar. Membuat ayat jurnal penyesuaian dan memasukkan jumlahnya pada Neraca Saldo .
    3. informasi tersebut akan dikomunikasikan berdasarkan penyusunan laporan keuangan yaitu laporan rugi laba, laporan perubahan modal dan neraca.
    b. Tujuan Akuntansi
       Adalah menyajikan informasi ekonomi dari suatu kesatuan ekonomi kepada pihak-pihak yang berkepentingan. kesatuan ekonomi adalah badan usaha.

    c. Bidang spesialisasi Akuntansi
    1. akuntansi keuangan (financial accounting)
    2. akuntansi biaya (cost accounting)
    3. akuntansi manajemen (management accounting)
    4. akuntansi pemeriksaan (auditing accounting)
    5. akuntansi perpajakkan (tax accounting)
    6. akuntansi anggaran (budgeting accounting)
    7. akuntansi pemerintahan (governtment accounting)
    d. Persamaan Akuntansi
       Adalah persamaan untuk menggambarkan hubungan antara elemen-elemen laporan keuangan yang utama ada 5, yaitu aset, kewajiban, ekuitas, pendapatan, dan beban.
    Persamaan akuntansi dasar dibedakan atas 2, yaitu
    Asset = Liabilitas + Ekuitas
    persamaan akuntansi merupakan suatu persamaan yang menggambarkan bahwa jumlah harta yang tercatat pada sebelah kiri sama dengan jumlah  pembelanjaan atau kekayaan yang terdapat pada sebalah kanan.
    Pada umumnya harta yang dimiliki oleh sebuah perusahaan dikatakan sebagai aktiva atau aset.Aktiva harus sama dengan sumber harta belanja ini terbagi 2 yaitu sumber belanja yang berasal dari pemilik disebut modal sedangkan sumber belanja yang berasal dari kreditor dikatakan sebagai kewajiban atau hutang.
    Aktiva = Kewajiban + Modal
    aktiva terbagi atas 3 yaitu 
    1. aktiva lancar atau bersifat jangka pendek
    2. aktiva tetap atau permanen
    3. aktiva tidak berwujud
    pasiva terbagi atas 2 yaitu
    1. hutang lancar
    2. hutang jangka panjang
    unsur-unsur persamaan dasar akuntansi
    1. Asset / aktiva 
     adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu, dan di masa depan manfaat ekonomi dari sumber diharapkan akan diperoleh perusahaan.
    2. Liabilitas /  kewajiban / hutang
      merupakan tanggung jawab perusahaan pada saat ini yang timbul dari peristiwa masa lalu, yang penyelesaiaannya diperikirakan akan membutuhkan sumber daya perusahaan.
    3. Ekuitas / modal
      adalah sisa kepentingan dalam aktiva suatu perusahaan setelah dikurangi kewajiban
    4. Pendapatan / revenue
      adalah aliran masuk atau peningkatan lain atas aktiva atau penurunan kewajiban perusahaan sebagai akibat dari aktivitas penyerahan/penjualan dari kegiatan utama perusahaan.
    5. Beban / expenses
      adalah arus keluar atau penggunaan lain atas aktiva atau peningkatan kewajiban karena adanya penyerahan atau pembuatan barang, jasa atau melakukan aktivitas lain yang merupakan kegiatan utama perusahaan
    6. Prive / drawing
      adalah pengambilan aset atau kas perusahaan oleh pemilik untuk kepentingan pribadi.

    2. Akun
      akun atau perkiraan adalah suatu formulir yang digunakan sebagai tempat mencatat transaksi keuangan yang sejenis dan dapat merubah komposisi harta, kewajiban dan modal perusahaan.
    akun dibedakan menjadi 2 kelompok yaitu akun riull dan akun niminal

    3. Laporan Keuangan
      dalam upaya membuat keputusan yang rasional, pihak ekstern maupun intern perusahaan menggunakan suatu alat yang mampu menganalisis laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan

    A. Pengertian Laporan Keuangan
    • merupakan produk akuntansi yang penting dan dapat digunakan untuk membuat keputusan-keputusan ekonomi bagi pihak internal maupun eksternal
    • merupakan potret perusahaan, yaitu dapat menggambarkan kinerja keuangan maupun kinerja manajemen perusahaan
    • merupakan rangkaian aktivitas ekonomi perusahaan yang diklasifikasikan, pada periode tertentu
    • merupakan ringkasan dari suatu proses transaksi yang terjadi
    4 laporan keuangan :
    1. Laporan Laba Rugi (income statement) menyajikan pendapatan dan beban serta laba atau rugi bersih yang dihasilkan selama suatu periode tertentu
    2. Laporan Ekuitas Pemilik merangkum perubahan-perubahan yang terjadi pada ekuitas pemilik selama suatu periode tertentu
    3. Neraca (Blance sheet) merupakan aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik pada tanggal tertentu
    4. Laporan arus kas (statement of clash flows) merangkum seluruh informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar
    B. Langkah Pembuatan Laporan Keuangan
    1. Perusahaan jasa
       8 langkah
    • Transaksi keuangan
    • Mencatat segala transaksi keuangan, berdasarkan bukti asli transaksi
    • Membuat jurnal umum
    • Membuat jurnal penyesuaian
    • Membuat laporan keuangan
    • Membuat jurnal penutup
    • Membuat Neraca saldo setelah penutupan
    2. Perusahaan dagang
    • Tahap pencatatan
    1. Transasaksi (internal dan eksternal)
    2. Pengumpulan bukti transasaksi
    3. mencatat ke dalam jurnal umum, khuisus dan buku besar.
    4. merekapitulasi jurnal umum dan jurnal khusus
    5. posting buku besar
    • Tahap pengikhtisaran
    1. Membentuk Neraca Saldo
    2. Menyusun Ayat Jurnal Penyesuaian
    3. Membentuk kertas kerja dalam bentu neraca lajur
    • Tahap Laporan keuangan
    1. Menyusun Laporan keuangan
    2. Laporan Laba rugi
    3. Laporan perubahan modal
    4. Laporan neraca
    5. Laporan arus kas
    • Menyusun Ayat Jurnal Penutup
    1. Membentuk neraca saldo setelah penutupan
    2. Menyusun jurnal pembalik


    Sekian penjelesan mengenai Akuntansi dan Laporan Keuangan , semoga tulisan ini dapat bermanfaat dan membantu , Terima Kasih :) 

    Sumber Referensi : Hurriyah Badriah. Buku Pintar Akuntansi Dasar. penerbit HB-LBD
                                 Buku Accounting Principles



    Minggu, 08 November 2015

    Bab 8. Nilai Waktu dari Uang

    Nilai Waktu dari Uang


    1. Pengertian
          Time Value Of Money disebut juga nilai waktu uang adalah merupakan suatu konsep yang menyatakan bahwa nilai uang sekarang akan lebih berharga daripada nilai uang di masa yang akan datang.
    Suatu konsep mengacu pada perbedaan nilai uang yang disebabkan karena perbedaan waktu (Basri,1989)
        Konsep time value of money sangat penting dalam masalah keuangan baik untuk perusahaan , lembaga, maupun individu. Dalam perhitungan uang,nilai Rp 1.000,- yang diterima saat imi akan lebih bernilai dibandingkan dengan Rp 1.000,- di masa yang akan datang.
    Hal tersebut disebabkan karena banyak faktor yang mempengaruhinya seperti inflasi, perubahan suku bunga, kebijakan pemerintah dalam hal pajak, suasana politik, dll

    2. Konsep Time Value of Money
         Menurut  Sutrisno(2000) dipisahkan menjadi 2 , yaitu :
    • Nilai uang akan datang atau future value
    • Nilai uang sekarang atau present value
    a. Nilai uang masa depan (future value)
        Merupakan nilai pada suatu waktu di masa datang dari  sejumlah uang sekarang atau serangkaian pembayaran yang di evaluasi dengan menggunakan tingkat bunga tertentu.
    Makin tinggi tingkat bunga, maka semakin tinggi nilai uang di masa mendatang.
    rumus:    FV = PV(1+r)^n
    ket    : FV = future value
              PV= nilai sekarang
              n=jangka waktu (tahun)
              r= tingkat bunga
    b. Nilai uang masa sekarang (present value)
        Nilai saat ini pada proyeksi uang kas masuk bersih (net cash flow) di masa mendatang.
    uang kas masuk bersih di masa mendatang adalah proyeksi hasil investasi. Nilai sekarang disebut juga Diskonto. Tingkat diskonto (tingkat kapitalisasi) yaitu tingkat bunga yang digunakan untuk mengubah nilai masa depan menjadi nilai sekarang.
    Makin tinggi tingkat suku bunga, makin kecil nilai uang sekarang pada rencana penerimaan uang di masa mendatang.
    rumus : Formula dari compound value (nilai majemuk) adalah:
    Fn = P (1 + I)n
    Maka kebalikannya sebagai present value (nilai sekarang) sama dengan
    PV = FV(1+R)^-n
    Dimana :
    P           = Nilai sekarang/present value
    Fn         = Nilai yang akan datang/future value tahun ke-n
    r           = Tingkat bunga
    n           = sejumlah tahun yang akan datang

    c. Bunga Tetap
        Perhitungan besarnya pokok yang sama dan tingkat bunganya juga sama setiap waktu. walaupun pokok pinjaman pada kenyataannya sudah berkurang sebesar angsuran pokok pinajaman.
    I = P(1+i)^n
    I= besarnya keseluruhan bunga
    P= besarnya pinajaman
    n= jumlah tahun atau bulan
    i= tingkat bunga

    d. Nilai Majemuk (compound value)
       Merupakan penjumlahan dari sejumlah uang permulaan / pokok bunga yang diperolehnya selama periode tertentu, apabila bunga tidak diambil pada setiap saat.
    Fn = P(1+i)^n
                             P= besarnya pokok pinjaman
    Fn = P(IF)^n

    e. Annuity
    1. Majemuk
       merupakan seri pembayaran sejumlah uang dengan sejumlah yang sama selama periode waktu tertentu pada tingkat bunga tertentu. Pembayaran dilakukan pada Akhir Tahun uang berjalan.
              F= A  (1+i)^n-1    
                              1
    2. Nilai sekarang
               Fn = A       i      
                             (1+i)^n-1

    3. Hubungan nilai waktu dari uang dan kebijaksanaan investasi
         Kebijaksanaan investasi akan terkait masa yang akan datang , tetapi dalam penilaian menguntungkan apa tidaknya akan dilaksanakan pada saat sekarang.
    Penerimaan pada waktu yang akan datang pada dasarnya adalah net cash flow dari pelaksana ivestasi terdiri dari :
    • Biaya proyek/ investasi awal (initial outlays)
    • cash flow dan outflow selama proyek investasi berjalan
    • nilai residu dari proyek investasi bersangkutan
    • cash inflow dan cash outflow lain-lain di luar proses pelaksana proyek investasi

                        

    Daftar Pustaka
    dwiretno.lecture.ub.ac.id/files/2009/10/MK_13_TVM.doc

    Selasa, 27 Oktober 2015

    Manajemen Keuangan Perusahaan

    Manajemen Keuangan Perusahaan

        Perusahaan tentu memerlukan manajemen yang baik dalam perusahaan sesuai standart serta memenuhi kode etik yang berlaku. Pelaku manajemen adalah seorang Manajer dimana seseorang yang mempunyai pilar tertinggi dalam suatu perusahaan.
    Pelaku manajemen adalah seseorang yang memberi keputusan (decision making) dalam setiap masalah yang muncul sehari-hari dan memberi peraturan yang dianggap paling benar sebagai pemecah solusi yang ada yaitu manajer keuangan. Manajer keuangan harus mampu mengetahui segala aktifitas manajemen keuangan, khususnya penganalisa sumber dana dan penggunaanya untuk merealisasikan keuntungan maksimal bagi perusahaan Manajemen Keuangan (finance Management) merupakan seluruh aktifitas atau kegiatan perusahaan dalam rangka penggunaan dan pengalokasian dana perusahaan secara efisien .
    Menurut George R. Terry manajemen meliputi 4 kegiatan yang sering dikenal dengan istilah POAC (Planning, Organizing, Actuating,Controlling)
    Definisi manajemen keuangan , menurut para ahli:
    • Bambang Riyanto : Keseluruhan aktifitas perusahaan yang berhubungan dengan usaha mendapatkan dana yang diperlukan dengan biaya yang minimal dan syarat-syarat yang paling menguntungkan beserta usaha untuk menggunakan dana tersebut seefisien mungkin.
    • Suad Kusnan : Manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan
    • James Van Horne : segala aktifitas yang berhubungan dengan perolehan, pendanaan dan pengelolaan aktiva dengan tujuan menyeluruh.
    • Liefman : usaha untuk menyediakan uang dan menggunakan uang untuk mendapatkan atau memperoleh aktiva
      Manajemen Keuangan adalah suatu  proses dalam kegiatan keuangan perusahaan yang berhubungan dengan upaya untuk mendapatkan dana perusahaan dan menimbulkan biaya perusahaan serta upaya pengelolaan keuangan suatu beban usaha atau organisasi untuk mencapai tujuan keuangan telah ditetapkan.

    Konsep Manajemen Keuangan
      Manajemen keuangan adalah manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan sedangkan fungsi keuangan adalah kegiatan utama yang harus dilakukan oleh mereka yang bertanggung jawab dalam bidang tertentu.
    Fungsi Manajemen Keuangan (inancial Management) adalah segala aktifitas perusahaan yang berhubungan dengan bagaimana perusahaan memperoleh dana, menggunakan dan mengelola asset sesuai dengan tujuan perusahaan secara menyeluruh.
    Manajemen Keuangan berhubungan dengan 3 aktifitas , yaitu :
    1. Aktifitas penggunaan dana, yaitu untuk menginvestasikan dana 
    2. aktifitas perolehan dana , yaitu untuk mendapatkan sumber dana baik dari internal maupun eksternal perusahaan
    3. aktifitas pengelolaan aktiva, yaitu setelah dana di peroleh dan di alokasikan dalam bentuk aktiva, dana harus dikelola seefisien mungkin.
    Konsep Manajemen dapat digambarkan dalam kalimat seperti "membuat keputusan, memberi perintah, menetapkan kebijakan, menyediakan pekerjaan dan sistem reward dan memperkerjakan orang untuk melaksanakan kebijakan"

    Tujuan Manajemen Keuangan
      Untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Seorang manajer juga harus mampu menekan arus peredaran uang agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan. 
    Tujuan yang akan dicapai dengan mengintergrasikan pengetahuan dan keterampilan dengan kecakapan dan pengalaman personil.

    Pelaku Manajemen Keuangan
     Dibagi menjadi 3 kelompok , yaitu :
    1. Tingkat pelaksana yaitu meliputi supervisor
    2. tingkat menengah yaitu , kepala departemen, manajer divisi, manajer cabang
    3. Eksekutif atau penanggung jawab , yaitu pemasaran, pembelanjaan, produksi , pembiayaan , akuntansi.
    Fungsi Manejemen Keuangan
      Perencanaan keuangan, pengangguran keuangan, pengelolaan keuangan,, penyimapanan keuangan , pengendalian , pemeriksaan keuangan


    a.   Keputusan Investasi (Investment Decision) 

    Investasi diartikan sebagai penanaman modal perusahaan pada aktiva riil maupun aktiva finansial. keputusan finansial merupakan keputusan terhadap aktiva apa yang akan dikelola oleh perusahaan. Keputusan Investasi akan berpengaruh langsung terhadap besarnya rentabilitas investasi (return on investment) dan aliran kas perusahaan pada masa yang akan datang. 

    b.    Fungsi Pendanaan (Financing Decision)

    Keputusan pendanaan mempelajari sumber- sumber dana yang berada di sisi pasiva. Untuk itu perlu diperhatikan sumber dana yang biayanya paling minimal dan syarat- syarat yang menguntungkan. Pemenuhan dana dapat dilakukan melalui sumber intern dan sumber ekstern perusahaan. 

    c.    Keputusan Deviden (Dividend Decision)

    Keputusan ini dilakukan untuk menentukan :
    • Besarnya persentase laba yang dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk cash dividen,
    • Stabilitas dividen yang akan dibagikan,
    • Dividen saham (stock dividend),
    • Pemecahan saham (stock split), dan
    • Penarikan kembali saham yang beredar. 

    Tahap dalam Man. Keuangan

      Manajemen memiliki tiga tahapan penting yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap penelitian, ketiga tahap tadi apabila diterapkandalam manajemen keuangan adalah menjadi tahap perencanaan keuangan dan tahap pelaksanaan dan tahap penilaian.
    • Tahap Perencanaan (Peramalan keuangan)
    Peramalan keuangan dalam manajemen keuangan digunakan untuk memperkirakan kebutuhan keuangan dimasa yang akan datang. Jika manajemen keuangan tidak mencoba untuk mengantisipasi kebutuhan pembiayaan masa depan perusahaannya, maka krisis akan terjadi setiap kali penerimaan kas lebih kecil dari pengeluaran kas.perencanaan yang baik ditujukan untuk mengantisipasi dan mempersiapkan perusahaan untuk menghadapi kondisi masa depan,dimana, ketika perusahaan harus membutuhkan adanya pembiayaan tambahan, dan juga ketika perusahaan tidak mampu menghasilkan pemasukan kas.
    • Tahap Pelaksanaan (Perencaaan keuangan dan penganggaran)
    Untuk memperoleh suatu perkiraan lebih akurat mengenai jumlah dan waktu dari kebutuhan dana perusahaan memerlukan suatu anggaran kas. Metode persentase untuk peramalan keuangan, memberikan pendahuluan yang sangat bermanfaat serta biaya rendah untuk mengembangkan anggaran kas yang lebih terperinci, yang akan digunakan untuk memperkirakan kebutuhan dana perusahaan.
    • Tahap Penelitian (Fungsi anggaran)
    Anggaran disamping sebagai alat untuk perencanaan dan pengendalian manajemen, juga merupakan alat bantu bagi manajemen dalam mengarah kan suatuorganisasi dalam posisi yang kuat atau lemah, (Nanang Fatth, 2000: 49 ). Sementara beberapa fungsi anggaran dalam manajemen organisasi sektor publik menurut Deddy Nordiawan ( 2006 : 48-49 ) adalah sebagai berikut : 

    1. Anggara sebagai alat perencanaan. Dengan fungsi ini organisasi tahu apa yang harus dilakukan dan kearah mana kebijakan dibuat.
    Anggaran sebagai alat pengendalian. Dengan adanya anggaran organisasi sektor publik dapat menghindari adanya pengeluaran yang terlalu besar ( overspending ) atau adanya pengeluaran dana yang tidak semestinya ( misspending ).
    1. Anggaran sebagai alat kebijakan. Dengan adanya anggaran organisasi sektor publik dapat menentukan arah atas kebijakan tertentu.
    2. Anggaran sebagai alat politik. Dengan adanya anggaran dapat dilihat komitmen pengelola dalam melaksanakan program-program yang telah dijanjikan.
    3. Anggaran sebagai alat koordinasi dan komunikasiDengan dokumen anggaran yang komprehensif sebuah bagian atau unit kerja atau departemen dapat diketahui apa yang harus dilakukan dan apa yang akan dilukukan oleh masing-masing bagian atau unit kerja lainnya.
    4. Anggaran sebagai alat penilaian kerja. Anggaran adalah suatu ukuran yang bisa menjadi patokan apakah suatu bagian / unit kerja telah memenuhi target baik berupa terlaksananya aktivitas maupun terpenuhinya efesiensi biaya
    5. Anggaran sebagai alat motifasi. Anggaran dapat digunakan sebagai alat komunikasi dengan menjadikan nilai-nilai nominal yang tercantum sebagai target pencapaian. Denga catatan anggaran akan menjadi alat motivasi yang baik jika memenuhi sifat menangtang tetapi masih bisa dicapai. Maksudnya adalah suatu itu hendaknya jangan terlalu tinggi sehingga tidak dapat dipenuhi juga jangan terlalu rendah sehingga mudah dicapai.

    Daftar Pustaka
    http://ekonomiplanner.blogspot.co.id/2014/06/pengertian-manajemen-keuangan.html
    http://www.bglconline.com/2015/01/cakupan-tujuan-dan-fungsi-manajemen-keuangan/
    http://yanuariustossanrinaldi.blogspot.co.id/2015/01/manajemen-keuangan-perusahaan-yang-baik_2.html